Sunday, October 14, 2018

Redirect ke POST jika hanya ada satu POST di Category maupun Tag WordPress

Tambahkan kode ini di bagian bawah file functions.php pada THEMES Anda. Kode ini akan mengarahkan secara otomatis ke URL POST / Artikel jika sebuah kategori atau tag hanya mempunyai 1 post.
function redirect_to_post(){
global $wp_query;
if( is_archive() && $wp_query->post_count == 1 ){
the_post();
$post_url = get_permalink();
wp_redirect( $post_url );
}
} add_action('template_redirect', 'redirect_to_post');
Contoh hasilnya silahkan coba klik link ini : https://purbakuncara.com/tag/desa-digital-sidorejo-pare/

Cara Menaikkan Limit Memory PHP di WordPress



Umumnya memori wordpress sudah cukup, tetapi kadangkala ada plugin yang membutuhkan memori lebih besar dari 40M. Untuk itu Anda perlu menambah limit memory wordpress. Berikut ini cara mengatasi wp memory limit:
1. Buka file manager, lalu edit file wp-config.php
2. Tambahkan kode berikut ini tepat sebelum kode require_once(ABSPATH . ‘wp-settings.php’);
define('WP_MEMORY_LIMIT', '128M');

Selamat mencoba

Cara Sederhana Mengatasi Serangan DOS

Anda yang menggunakan VPS, bisa jadi pernah mengalami dimana server sering down tiba-tiba padahal traffic webnya rendah. Hal ini bisa terjadi karena adanya serangan DOS/DDOS, mulai dari yang ringan hingga yang berat.
DOS singkatan dari Denial Of Service. Sedangkan DDOS adalah singkatan dari Distributed Denial Of Service. Model serangannya mirip, tapi jumlah pelakunya yang beda.
Sudah banyak kasus server website bermasalah / susah di akses atau bahkan tidak bisa di akses akibat terlalu banyak menerima paket kiriman data yg berlebihan (flooding) sehingga bandwidth jaringan jadi penuh atau server tidak mampu lagi menanganinya.
jadi umumnya ada 2 penyebab server jadi down / tidak bisa diakses :
1. Memang terlalu banyak pengunjung / pengakses ke server Anda yang tidak bisa ditangani oleh spesifikasi server Anda. Anda harus upgrade server untuk hal ini.
2. Adanya pengunjung yang sengaja mengirim paket request data sangat banyak dan sering dengan tujuan untuk menghabiskan resources server sehingga server jadi hang.
Untuk mengatasi poin yang kedua, mari ikuti tutorial berikut. Kali ini kita akan menggunakan alat yang sudah ada di linux, yaitu iptables dan netstat.
1. Login ke SSH, lalu ketik perintah berikut:
netstat -ntu | awk '{print $5}' | cut -d: -f1 | sort | uniq -c | sort -n
Perintah di atas akan menampilkan daftar IP pengujung dan jumlah koneksinya.

Pada tampilan di atas sebelah kiri menunjukan Jumlah koneksi dan sebelah kanan adalah IP yg mengakses.

2. Perhatikanlah tampilan tersebut. Koneksi standar pada webserver umumnya maksimal 20 koneksi per ip tiap detiknya. Jadi jika ada yang melebihi 30 koneksi, silahkan coba ketik perintah tadi setiap 5 detik. Jika ada 1 IP yang koneksinya tidak berubah atau semakin bertambah banyak, berarti ada masalah dengan IP ini.
Silahkan cek IP tersebut di http://whois.domaintools.com. Jika ternyata IP tersebut adalah IP server Anda sendiri, berarti tidak ada masalah. Tapi jika itu adalah IP yang mencurigakan, Anda harus mengambil tindakan.
Jika misal IP tersebut adalah milik google, berarti google sedang melakukan crawling / mengunjungi web Anda. IP google umumnya tidak berbahaya.

3. Jika IP tersebut mencurigakan, lakukanlah Block IP agar tidak bisa mengakses server anda, dengan cara:
iptables -A INPUT -s x.x.x.x -j DROP
iptables -A OUTPUT -s x.x.x.x -j DROP
x.x.x.x silahkan ganti dengan IP Address yg ingin anda blok.
4. Silahkan coba jalankan perintah nomer 1 tadi :
netstat -ntu | awk '{print $5}' | cut -d: -f1 | sort | uniq -c | sort -n
Pastikan IP tadi sudah tidak akan tampil karena sudak di blok.
Untuk melihat Status IP yg sudah di blok tadi, anda bisa dengan cara ketik :
iptables -L -v -n –line-numbers
Maka akan tampil seperti ini misalnya:
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Chain INPUT (policy ACCEPT 1524K packets, 736M bytes)
num   pkts bytes target     prot opt in     out     source
1     8810  423K DROP       all  —  *      *       x.x.x.x  
Chain FORWARD (policy ACCEPT 0 packets, 0 bytes)
num   pkts bytes target     prot opt in     out     source
Chain OUTPUT (policy ACCEPT 1785K packets, 1034M bytes)
num   pkts bytes target     prot opt in     out     source
1        0     0 DROP       all  —  *      *      x.x.x.x
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Terlihat bahwa IP yang tadi anda blok (x.x.x.x), dan IP tersebut terus berusaha mengirim paket. Perhatikan pada bagian Chain INPUT, jumlah paket akan terus bertambah dan nilai byte juga pasti bertambah.
5. Selesai

Serangan DOS dilakukan oleh 1 user. Trik di atas bukan solusi untuk mengatasi DDOS, karena DDOS user IPnya berjibun meskipun koneksinya masing-masing cuma 1-2.
1000 IP yang mengakses 1 halaman cukup bisa membuat server down. Itulah yang disebut dengan DDOS. Masih agak susah menanganinya, serahkan saja pada administrator jaringan di datacenter.

Semoga bermanfaat!

Sumber : https://www.facebook.com/notes/kopaci/cara-menangkal-serangan-ddosdos/189492557908074

Cara Me-redirect Semua halaman sebuah domain ke domain lain

H3h3 masih mengenai .htaccess lagi gan:D
Okey Mungkin Anda ingin mengarahkan pengunjung dari domain lama ke domain baru dengan konten yang sama.
Berikut ini contoh kasusnya :
http://domainlama.com/artikel123.html ingin Anda arahkan ke http://domainbaru.com/artikel123.html.

Untuk kasus seperti ini, Anda cukup mengedit file .htaccess di domain lama sebagai berikut :

RewriteEngine on
RewriteRule ^(.*)$ http://domainbaru.com/$1 [R=301,L]

Dengan cara ini, maka halaman yang sudah terindex di domain lama, ketika diklik oleh pengunjung, maka akan diarahkan ke halaman yang sama di domain baru. Sebelumnya, tentu Anda sudah harus memindahkan seluruh isi konten di domain lama ke domain baru.
Kasus seperti ini pernah saya alami ketika ingin memindahkan domain lama bernama namadomainsaya.com ke namadomainsaya.co.id.

Selamat mencoba!

Cara Mengatasi “Joomla Error Strict Standards Non-static method JLoader::load()”

Jika Anda mendapati ERROR pada joomla seperti di bawah ini :
Joomla Error Strict Standards Non-static method JLoader::load()
Solusinya adalah dengan mematikan display error phpnya, yaitu dengan cara menambahkan di file .htaccess baris kode berikut :
php_flag display_errors off
Anda ingin mengetahui settingan php server dari cPanel tanpa perlu bertanya ke provider hosting Anda ?
Caranya gampang!
1. Silahkan buka cpanel hosting Anda, lalu buka file manager, kemudian buka folder public_html
2. Buat sebuah file dengan nama info.php, lalu edit file tersebut dan isikan kode berikut :
<?php phpinfo(); ?>
3. Lalu buka file tersebut. Misal domain Anda adalah domainanda.com, maka bukalah : http://domainanda.com/info.php. Nantinya akan keluar data seperti contoh di bawah ini.
Kode script ini lebih dikenal dengan php info.

Cara Instal WordPress di Subdomain Dengan Better WP security

Jika Anda menginstal plugins ‘better wp security’ di folder public_html, maka jika Anda menginstal wordpress di subdomain maupun di subdirectory, akan muncul error.
Untuk mengatasinya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
1. Buat subdomain, lalu instal wordpressnya
2. Rename file .htaccess di folder public_html menjadi .htaccess2
3. Lalu login ke wordpress di subdomain yang baru Anda buat tadi, lalu instal plugins better wpsecurity dan settinglah
4. Copy isi file .htaccess2 tadi ke .htaccess
5. Selesai

Redirect ke POST jika hanya ada satu POST di Category maupun Tag WordPress

Tambahkan kode ini di bagian bawah file functions.php pada THEMES Anda. Kode ini akan mengarahkan secara otomatis ke URL POST / Artikel j...